Sabtu, 25 Desember 2010

WikiLeaks: TNI Terlibat Peredaran Narkoba



Situs Wikileaks
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengkhawatirkan Pemerintah Indonesia mengabaikan tindakan korupsi dan pelanggaran HAM di Papua Barat. Setidaknya itu yang disebut dalam bocoran kawat diplomatik Kedutaan Besar AS oleh WikiLeaks.

Dalam bocoran kawat itu, seorang diplomat AS secara pribadi menyalahkan Jakarta atas ketidakstabilan dan ketertinggalan kronis yang terjadi di Papua Barat.

Bocoran kawat itu juga menyebutkan para pimpinan militer setempat terlibat dalam peredaran narkoba dan penyelundupan kayu di dekat perbatasan Papua Nugini.

Sebuah kawat diplomatik yang dikeluarkan pada tahun 2006 menyebutkan pernyataan pejabat Papua Nugini yang berisi, "Militer (TNI) terlibat dalam peredaran narkoba dan penyelundupan kayu ke Papua Nugini". Demikian dilansir SMH.com.au, Kamis (23/12/2010).

Kawat itu sendiri menyebutkan tuduhan itu datang dari pejabat Indonesia, bukan dari lembaga swadaya masyarakat yang kerap memberikan laporan mengenai Papua.
Pejabat itu bahkan meminta adanya penanganan serius mengenai masalah ini.

0 komentar: